Hanafi29's Weblog || The Knowledge Center

Mari berbagi..

HandBrake Converter

Posted by hanafi on February 18, 2013

Handbrake merupakan salah satu software converter video maupun audio.Handbrake dapat digunakan untuk membuat paket hemat video maupun audio. HandBrake adalah software open-source, GPL-licensed, multiplatform, multithreaded DVD to MPEG-4 converter, yang dapat dipasang di platform MacOS X, Linux dan Windows.

Supported sources: HandBrake tidak dibatasi untuk DVD saja; source video bisa untuk berbagai format video.

Outputs:

  • File format: MP4, MKV, AVI atau OGM
  • Video: MPEG-4 atau H.264
  • Audio: AAC, MP3, Vorbis atau AC-3

Misc features:

  • Chapter selection
  • Basic subtitle support (burned into the picture)
  • Integrated bitrate calculator
  • Picture deinterlacing, cropping and scaling
  • Grayscale encoding

Untuk platform windows dapat didownload di http://www.filehippo.com

Untuk platform yang lain dapat di-browsing di google dengan kata kunci handbrake.

 

Screenshoot:

handbrake098

Posted in Software | Leave a Comment »

Koneksi Jaringan Ad-Hoc 802.11

Posted by hanafi on January 14, 2013

PENDAHULUAN

Ad-Hoc mode dalam jaringan wireless merupakan cara dari perangkat-perangkat wireless untuk berkomunikasi langsung dengan perangkat-perangkat wireless lain. Perangkat wireless, yang beroperasi pada ad-hoc mode, mengizinkan semua perangkat wireless dalam jangkauan, dapat terhubung dan berkomunikasi satu sama lain. Perangkat-perangkat tersebut terhubung dengan cara peer-to-peer tanpa melibatkan access point (AP) utama ataupun router wireless broadband.

Pengaturan jaringan wireless ad-hoc dilakukan dengan cara mengatur konfigurasi setiap adapter wireless menjadi ad-hoc mode. Semua adapter wireless pada jaringan ad-hoc harus menggunakan SSID dan nomor kanal yang sama.

Jaringan ad-hoc memelihara feature kelompok kecil dari perangkat-perangkat wireless menjadi dekat satu sama lain. Penurunan performa dari jaringan ad-hoc akan terjadi jika ada penambahan jumlah perangkat wireless yang terhubung. Jaringan ad-hoc yang besar akan sulit untuk diatur. Jaringan ad-hoc tidak dapat dihubungkan (di-bridge) dengan wired-LAN atau internet tanpa memasang gateway. Pemanfaatan jaringan ad-hoc dalam kelompok jaringan yang kecil menghemat biaya dan perangkat yang digunakan.

STANDAR WIRELESS 802.11a/b/g/n

802.11

Pada tahun 1997, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) membuat standar wireless-LAN (WLAN) pertama. Standar tersebut dikenal dengan nama 802.11. Namun, standar 802.11 saat itu hanya mendukung bandwidth jaringan maksimum 2 Mbps yang terlalu lambat untuk kebanyakan aplikasi. Oleh karena itu, produk wireless 802.11 tidak lagi diproduksi.

802.11b

IEEE mengembangkan standar 802.11 asli pada Juli 1999 dengan membuat spesifikasi 802.11b. Spesifikasi 802.11b mendukung bandwidth sampai 11Mbps, sebanding dengan ethernet tradisional.

Spesifikasi 802.11b menggunakan frekuensi sinyal radio unregulated 2,4 GHz, sama dengan standar 802.11. Vendor-vendor sering menggunakan frekuensi ini untuk memperkecil biaya produksi. Penggunaan frekuensi unregulated ini dapat menyebabkan interferensi microwave ovens, cordless phones, dan peralatan lain yang menggunakan frekuensi yang sama. Namun dengan memasang 802.11b dengan jarak yang tepat dari peralatan-peralatan lain, interferensi dapat dengan mudah dihilangkan.

  • Kelebihan 802.11b: harga murah, jangkauan sinyal bagus, sinyal tidak mudah terhalang/terganggu.
  • Kekurangan 802.11b: kecepatan maksimum lebih lambat; peralatan rumah dapat mengganggu band frekuensi unregulated.

802.11a

IEEE membuat pengembangan standar 802.11 kedua ketika 802.11b masih dalam masa pengembangan, yaitu standar 802.11a. Popularitas 802.11b sangat cepat, sehingga masyarakat menyangka bahwa 802.11a dibuat setelah 802.11b. Namun, kedua standar tersebut sebenarnya dibuat pada waktu yang sama. Standar 802.11a biasanya ditemukan pada jaringan bisnis sedangkan 802.11b pada home market.

Standar 802.11a mendukung bandwidth sampai 54 Mbps dan spektrum sinyal regulated 5 GHz. Frekuensi yang lebih besar ini menyebabkan jangkauan 802.11a lebih pendek daripada jangkauan 802.11b. Teknologi 802.11a dan 802.11b saling incompatible karena penggunaan frekuensi yang berbeda. Beberapa vendor menawarkan jaringan hybrid 802.11a/b. Namun, produk-produk ini harus digunakan side-by-side, yaitu tiap koneksi perangkat harus menggunakan satu, 802.11a atau 802.11b saja.

  • Kelebihan 802.11a: kecepatan maksimum yang cepat; frekuensi regulated mencegah interferensi sinyal sari perangkat-perangkat lain.
  • Kekurangan 802.11a: harga lebih mahal; jangkauan sinyal lebih pendek, dan sinyal mudah terhalang/terganggu.

802.11g

Pada tahun 2002 dan 2003, produk-produk WLAN mendukung standar yang lebih baru yaitu 802.11g yang muncul di pasaran. Standar 802.11g mengusahakan untuk mengkombinasikan kelebihan dari 802.11a dan 802.11b. Standar 802.11g mendukung bandwidth 54 Mbps dan menggunakan frekuensi 2,4 GHz untuk jangkauan yang lebih jauh. Standar 802.11g compatible dengan 802.11b, berarti bahwa AP 802.11g akan bekerja dengan adapter wireless 802.11b, dan sebaliknya.

  • Kelebihan 802.11g: kecepatan maksimum yang lebih cepat; jangkauan sinyal bagus dan tidak mudah terhalang/terganggu.
  • Kekurangan 802.11g: harga lebih mahal dari 802.11b; peralatan-peralatan radio pada frekuensi sinyal unregulated dapat mengganggu.

802.11n

Standar IEEE terbaru pada WiFi (Wireless Fidelity) adalah 802.11n. Standar ini dirancang untuk meningkatkan bandwidth 802.11g dengan memanfaatkan sinyal wireless jamak (multiple wireless signals) dan antena jamak (disebut teknologi MIMO).

Saat standar ini diselesaikan, koneksi 802.11n mendukung data rate diatas 100Mbps. Standar 802.11n juga menawarkan jangkauan yang lebih bagus daripada standar WiFi terdahulu karena standar ini memiliki intensitas sinyal yang lebih besar. Perangkat 802.11n compatible dengan perangkat 802.11g.

  • Kelebihan 802.11n: kecepatan maksimum paling cepat; lebih tahan terhadap interferensi sinyal.
  • Kekurangan 802.11n: harga lebih mahal dari 802.11g; penggunaan sinyal jamak dapat mengganggu jaringan tetangga 802.11b/g.

KETERBATASAN JARINGAN AD-HOC MODE WIFI

Jaringan WiFi mendukung dua bentuk dasar, yaitu infrastructure mode dan ad-hoc mode. Ad-hoc mode mengizinkan komunikasi jaringan WiFi tanpa harus menggunakan router wireless pusat ataupun AP. Jaringan ad-hoc, pada beberapa kondisi, lebih disukai daripada infrastructure mode. Namun, jaringan ad-hoc memiliki beberapa kunci keterbatasan, yaitu:

  1. Perangkat WiFi pada ad-hoc mode menawarkan keamanan yang kurang dalam melawan koneksi yang tidak diinginkan. Contoh: perangkat WiFi ad-hoc tidak dapat men-disable broadcast SSID seperti pada perangkat infrastructure mode. Penyerang umumnya akan lebih mudah melakukan koneksi ke perangkat ad-hoc jika penyerang berada dalam jangkauan ad-hoc tersebut.
  2. Indikasi signal strength yang dapat diakses ketika koneksi ke infrastructure mode akan tidak sama dengan ad-hoc mode. Oleh karena itu, user akan menghadapi beberapa kesulitan ketika melakukan re-positioning perangkat ad-hoc untuk mendapatkan sinyal yang lebih baik.

Standar WiFi hanya membutuhkan komunikasi ad-hoc yang mendukung bandwidth 11 Mbps, termasuk 802.11g. Bandwidth 54 Mbps hanya dapat dicapai pada infrastructure mode. Ketika pada ad-hoc mode, bandwidth kembali turun menjadi 11 Mbps. Jaringan ad-hoc mode lebih lambat daripada jaringan infrastructure mode.

TOPOLOGI AD-HOC

Topologi jaringan ad-hoc seperti diperlihatkan pada Gambar 1.

adhoc 1

adhoc 2

Gambar 1. Topologi jaringan Ad-Hoc

Pada Gambar 1A terdapat 2 user yang terkoneksi ke 1 ad-hoc. User dapat terkoneksi ke internet melalui ad-hoc. Pada ad-hoc terdapat 2 adapter, yaitu adapter wireless yang dioperasikan pada ad-hoc mode, dan wired-adapter yang dikoneksikan menggunakan kabel UTP ke internet.

Pada Gambar 1B terdapat 1 user yang terkoneksi ke ad-hoc2. Ad-hoc2 terkoneksi ke ad-hoc1 dengan bantuan 2 AP, yaitu 1 AP pada sisi ad-hoc1 yang beroperasi pada mode AP, dan 1 AP pada sisi ad-hoc2 yang beroperasi pada mode bridge.

KONFIGURASI AD-HOC DI WINDOWS 7

Konfigurasi ad-hoc mode di laptop menggunakan operating system windows 7 dapat dilakukan sebagai berikut:

Bukalah jendela Network and Sharing Center di Control Panel. Klik “Setup a New Connection or Network”, maka akan ditampilkan jendela sebagai berikut.

set up connection

Gambar 2. Set Up a Connection or Network

  1. Klik pada “Set up a wireless ad hoc (computer-to-computer) network”, kemudian klik “Next”. Jendela “Set up an Ad hoc Network” akan tampil. Aturlah network name, security type, dan security key sesuai dengan yang diinginkan. Beri tanda centang pada “Save this network”, kemudian klik “Next”. Klik “Close”.

set up adhoc

Gambar 3. Set Up Ad-Hoc Network

Konfigurasi Ad-hoc selesai.

Laptop yang telah diatur menjadi ad-hoc mode akan mem-broadcast jaringan ad-hoc yang sudah dibuat dan akan menunggu laptop lain untuk koneksi ke ad-hoc tersebut, seperti pada tampilan di bawah ini.

broadcast adhoc

Gambar 4. Broadcast SSID adhoc_me

Pada laptop user yang ingin koneksi ke jaringan ad-hoc, user memilih SSID ad-hoc_me dan memilih “connect”. User diminta untuk memasukkan security key yang telah diatur pada saat konfigurasi adhoc_me.

connect user

Gambar 5. Koneksi user ke jaringan Ad-hoc

Berdasarkan pada Gambar 1A, jika laptop yang diatur sebagai ad-hoc mode dikoneksikan ke internet melalui jaringan kabel, maka user1 dan user2 dapat juga mengakses internet dengan melakukan koneksi ke ad-hoc.

REFERENSI
[1]     What is Ad-Hoc Mode in Wireless Networking?, http://compnetworking.about.com/cs/wirelessfaqs/f/adhocwireless.htm
[2]     Wireless Standards – 802.11b 802.11a 802.11g and 802.11n, http://compnetworking.about.com/cs/wireless80211/a/aa80211standard.htm
[3]     Limitations of WiFi Ad Hoc Mode Networking, http://compnetworking.about.com/od/wirelessfaqs/f/adhoclimitation.htm

[4]        How to Set Up an Ad Hoc Wireless Computer-to-Computer Network, http://www.7tutorials.com/how-set-ad-hoc-wireless-computer-computer-network

Download dalam bentuk file pdf, klik link berikut:

Koneksi Adhoc

 

 

Posted in Jaringan Komputer | Leave a Comment »

Free Office Suite

Posted by hanafi on December 21, 2012

Free Office Suite keluaran Foxit Software merupakan intaller aplikasi perkantoran 100% free. Aplikasi perkantoran ini, saat ini, menyediakan 4 software gratisan dalam satu paket installer, yaitu:

1. Foxit Reader (dari foxit software) : memiliki fungsi yang sama dengan Adobe Acrobat Reader, yaitu untuk membaca file PDF.

2. Kingsoft Writer (dari Kingsoft) : memiliki fungsi yang sama dengan Microsoft Office Word, yaitu untuk membuat dokumen.

3. Kingsoft SpreadSheets (dari Kingsoft) : memiliki fungsi yang sama dengan Microsoft Office Excel, yaitu membuat tabel.

4. Kingsoft Presentation (dari Kingsoft) : memiliki fungsi yang sama dengan Microsoft Office Power Point, yaitu untuk membuat file presentasi.

Foxit Office Suite dapat di download di:    http://www.foxitsoftware.com/downloads/

Sementara Kingsoft Office juga dapat di download terpisah di:   http://www.kingsoftstore.co.uk/download/index.html

Aplikasi perkantoran gratisan yang lain seperti Open Office. Open Office dapat di download di: http://www.openoffice.org/download/index.html

Perbandingan Kingsoft Office Suite dengan Open Office sebagai berikut (dikutip dari http://www.kingsoftstore.co.uk/windows/compare-two-free-office.html#.UNSZV82tQ7E) :

open office vs kingsoft office suite

Posted in Software | Leave a Comment »

Cara mempartisi Hardisk menggunakan Easeus Partition Master

Posted by hanafi on August 1, 2012

Easeus Partition Master adalah software yang dapat digunakan untuk mempartisi hardisk menjadi beberapa partisi. Software ini ada yang free dan ada yang non-free. Software dapat di download di : http://www.easeus.com/download.htm.

Partisi dapat dilakukan baik pada hardisk internal komputer yang sudah terinstal sistem, maupun hardisk external meskipun sudah terdapat data didalamnya. Pada hardisk harus memiliki space kosong yang cukup agar proses pratisi berjalan lancar. Pada percobaan ini, partisi dilakukan pada hardisk external Seagate Expansion 500GB menggunakan Easeus Partition Master versi 9.1.1 Home Edition (freeware).

Tulisan lengkap dapat didownload file berikut:

Cara mempartisi Hardisk menggunakan Easeus Partition Master

Posted in Service Tool | Leave a Comment »

HJ-Split

Posted by hanafi on July 31, 2012

HJ-Split adalah software gratisan yang dapat digunakan untuk memecah file menjadi beberapa file, dan menggabungkan file-file yang telah dipecah menjadi satu file. Tentunya file yang dipecah tersebut harus sesuai dengan format HJ-Split. Software ini dapat di download di:

http://www.hjsplit.org/

Posted in Software | Leave a Comment »

di atas langit masih ada langit..

Posted by hanafi on July 26, 2012

“Every master must find his path to inner peace.” – by: Shifu

Posted in Kata-kata Mutiara | Leave a Comment »

STDU Viewer

Posted by hanafi on February 11, 2012

STDU Viewer adalah viewer gratis untuk banyak format file. Tujuan software ini adalah untuk menggantikan viewer dokumen dengan satu aplikasi sederhana.  STDU viewer mendukung format file TIFF, PDF, DjVu, XPS, JBIG2, WWF. Format-format tersebut adalah kebanyakan format yang populer untuk dokumentasi teknik dan science. STDU viewer juga mendukung file FB2, TXT, Comic Book Archive (CBR or CBZ), TCR, PalmDoc(PDB), DCX dan image (BMP, PCX, JPEG, GIF, PNG, WMF, EMF, PSD).

STDU Viewer has modern tabbed interface and all standard features for this type of application (thumnail view, rotate page, search by text layer, etc). Also STDU Viewer has some extended features, such as: exporting a page or part of a page into an image file, creating your own bookmarks, setting an action for tap screen and some else others.

Jika dokumen mendukung layer teks (file TXT, TCR, PDB, FB2, PDF, XPS atau Djvu), STDU Viewer dapat membantu meng-export teks dari tipe dokumen ke file. semua teks dapat di-export dari dokumen atau teks dari beberapa halaman terpilih. STDU viewer dapat digunakan sebagai converter dari file DjVu dan PDF ke file image (BMP, GIF, PNG, dsb.

STDU Viewer disediakan sebagai freeware untuk penggunaan private non-commercial atau pendidikan. Untuk penggunaan komersial, sangat perlu untuk register.

System Requirements:
OS: Microsoft Windows 2000/XP/2003/Vista/7
Processor: Intel / AMD compatible at 1 GHz or higher
RAM: 512 MB or higher
Additional: GDI+ (exists on all system except Window 2000); Administrative permissions for program installation

Source:

http://www.stdutility.com/stduviewer.html

Screenshoot:

Posted in Software | Leave a Comment »

Download Video Flash di YouTube

Posted by hanafi on February 5, 2012

Untuk dapat mendownload video flash di youtube, ada 3 software download manager yang sering digunakan oleh para pengguna internet. Download manager tersebut antara lain Internet Download Manager (IDM), Free Download Manager (FDM), dan Real Player. Download manager FDM dan Real Player adalah software gratisan (freeware) sementara IDM adalah shareware. Berikut adalah screenshoot dari ketiga download manager tersebut di youtube.

 

Tombol download FDM berada di sudut kiri atas dari screen video. Tombol ini akan muncul ketika kursor didekatkan ke sudut kiri atas screen video. Tombol download Real Player berada di sudut kanan atas screen video, sedangkan tombol download IDM juga berada di sudut kanan screen video dan terletak di belakang tombol download IDM.

Namun, FDM juga menyediakan fasilitas untuk konversi format video dari flv ke format seperti avi, wmv, mpg, MPEG4+AAC, mp4 dan mp3. Cukup dengan mengklik tombol “Konversikan”, maka video dengan format flv dapat dikonversikan misalnya ke format avi. Berikut tampilan FDM untuk download video di youtube dan mengkonversikannya.

Agar tombol download dapat muncul pada youtube, pastikan pengaturan FDM seperti screenshoot di bawah ini. Tampilan tersebut dapat dibuka melalui menu “Pilihan-Pengaturan-Pemantauan”, dan “Pilihan-Pengaturan-Video Flash”. Pastikan check box firefox diberi tanda centang. Check box Show “Download It” Button juga harus diberi tanda centang. Jika tombol download belum muncul juga, tutuplah browser mozilla. Pada bagian pengaturan di FDM tersebut, hilangkanlah terlebih dahulu tanda centang pada check box firefox dan show “Download It” Button. Kemudian klik tombol Ok. Buka kembali tampilan pengaturan FDM dan beri tanda centang kembali pada check box firefox dan show “Download It” Button kemudian klik tombol Ok. Bukalah kembali mozilla firefox, dan apabila keluar pesan untuk “allow” FDM, pilihlah “allow” agar FDM dapat digunakan pada Mozilla Firefox. Langkah ini telah dicoba pada mozilla firefox 9.0 dan FDM ver. 3.8 build 1173. (software FDM dan Real Player dapat diperoleh disitus http://www.filehippo.com)

Posted in Internet | Leave a Comment »

Mengatasi masalah “The procedure entry point_except_handler4_common could not be located in the dynamic link library msvcrt.dll”

Posted by hanafi on February 5, 2012

“The procedure entry point_except_handler4_common could not be located in the dynamic link library msvcrt.dll” , masalah ini kadang terjadi jika kita menginstal mozilla firefox (dalam kasus saat ini, komputer yang bermasalah menggunakan windows xp). Pesan ini akan muncul ketika program yahoo messenger, adobe reader, ataupun k-lite codec dijalankan. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah masuk ke directory c:\windows\system32\

Carilah file “dwmapi.dll”, delete file tersebut, kemudian restart komputer. Langkah ini sudah dilakukan di komputer tersebut dan berhasil. Semoga anda juga berhasil..

Langkah lain yang bisa dilakukan adalah dengan merepair windows xp.

Posted in Tips Windows | 23 Comments »

XP Quick Fix Plus

Posted by hanafi on February 5, 2012

XP Quick Fix Plus adalah software gratisan yang dapat memperbaik 40 error pada windows XP.

Silahkan download softwarenya disini: http://www.softpedia.com/get/Tweak/System-Tweak/XP-Quick-Fix-Plus.shtml

Screenshoot:

Posted in Service Tool | 4 Comments »